Definisi, Rumus, Unsur, dan Contoh Soalnya

Pasti kamu familiar dengan istilah hukum Newton bukan? Ya, saat pelajaran sekolah dulu setiap siswa pasti diberikan pengetahuan mengenai hukum fisika yang ditemukan oleh salah satu ilmuwan terkenal Sir Isaac Newton. 

Hukum fisika ini adalah hukum gerak benda yang bisa kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan hukum Newton dan contohnya bisa kamu terapkan di lingkungan sekitar dengan rumus yang ada. 

Meskipun sudah pernah dipelajari dalam bangku pendidikan sekolah tetapi kamu bisa mengetahui lebih lanjut mengenai hukum fisika yang ditemukan oleh ilmuwan fisika paling terkenal satu ini.

Dari rumus yang ditemukan kamu bisa menyelesaikan persoalan fisika yang berhubungan dengan gerak benda. 

Penjelasan Mengenai Definisi Hukum Newton 

Sejak bangku sekolah pasti kamu telah diajarkan ilmu pengetahuan fisika. Salah satu pengetahuan fisika yang cukup terkenal adalah hukum gerak benda. 

Dari pengetahuan tersebut kamu bisa menyelesaikan permasalahan mengenai pengaruh gaya dari benda yang bergerak dengan kehidupan sehari-hari.

Ilmu pengetahuan tersebut disebut dengan hukum Newton diciptakan oleh Sir Isaac Newton

Sedangkan untuk definisi lengkap dari hukum gerak benda satu ini adalah hukum gerak dari suatu benda yang dijadikan sebagai hukum dasar dinamika yang mempengaruhi gerak suatu benda tertentu.

Penggunaan rumus ini terkenal dengan berbagai istilah berikut ini: 

1. Hukum Newton 1 

Merupakan resultan dari gaya yang bekerja di benda dengan komposisi nol sehingga benda yang awalnya diam maka selamanya akan tetap diam. Begitu juga dengan benda yang bergerak lurus beraturan maka selamanya akan bergerak lurus beraturan. 

Dari definisi hukum Newton 1 di atas dapat disimpulkan bahwa percepatan benda yang bergerak berbanding lurus dengan gaya dan berbanding terbalik dengan massa benda tersebut. 

Hukum satu ini disebut juga sebagai hukum inersia atau kelembaman. Kamu dapat menemukan beberapa contoh dari hukum fisika, seperti pada saat berlari yang dimana saat mulai lari.

Pelari akan mengalami hambatan udara lebih kecil dari gaya dorongnya sehingga bisa berakselerasi. 

2. Hukum II Newton 

Ada juga hasil eksperimen dari Sir Isaac Newton yang akhirnya menemukan hukum II Newton. Definisi hukum Newton 2 adalah kondisi dimana sebuah benda yang bergerak dalam keadaan berat badan dan gaya pada benda diperhitungkan. 

Dari definisi tersebut maka dapat disimpulkan bahwa gaya sebuah benda akan menjadi semakin besar apabila memperoleh kekuatan gaya yang juga searah dengan laju benda bergerak begitu pula sebaliknya. 

Sehingga lambat atau cepatnya benda bergerak maka hal tersebut akan mempengaruhi arah gerak dari benda tersebut. 

3. Hukum III Newton 

Sedangkan definisi dari hukum III adalah gaya aksi atau reaksi yang menunjukkan dari setiap aksi yang akan menimbulkan reaksi. Karena hal tersebut hukum III satu ini dapat disebut juga dengan reaksi. 

Maksudnya adalah jika sebuah benda memberikan gaya ke benda lainnya maka benda yang lain tersebut akan mendapatkan gaya yang sama besarnya tetapi arahnya berlawanan. 

Contohnya adalah apabila ada seorang anak yang menarik sebuah pohon dengan menggunakan tali maka tali itu akan memberikan gaya yang sama besarnya tetapi arah yang dihasilkan akan berlawanan.

Rumus dan Contoh Hukum Newton 

Ketiga gerak benda yang ditemukan oleh Newton di atas memiliki rumus yang berbeda. Kamu pasti pernah mempelajarinya dibangku sekolah bukan?

Namun jika kamu lupa akan beberapa rumus tersebut, berikut ini adalah hukum Newton beserta rumusnya:  

1. Rumus Hukum I Newton 

Setelah mengetahui penjelasan mengenai definisi dari hukum I di atas, berikut ini adalah rumus dari hukum kelembaman: 

Keterangan: 

F = Gaya

2. Rumus Hukum II Newton 

Sedangkan rumus untuk hukum II dengan penjelasan definisi yang telah dijabarkan di atas adalah sebagai berikut: 

Keterangan: 

F = Gaya 

m = Massa benda (kg) 

a = Percepatan benda (m/s²) 

3. Rumus Hukum III Newton 

Sedangkan untuk rumus Newton 3 dibagi lagi menjadi tiga. Hal ini dikarenakan bentuk aksi dan reaksi dapat berwujud lainnya.

Sehingga memiliki tiga rumus yang berbeda, yaitu gaya gesek, gaya berat dan gaya sejenis. Berikut ini adalah ketiga rumus tersebut:  

Unsur-Unsur Yang Ada Dalam Hukum Newton 

Pasti kamu pernah berpikir mengapa pelajaran mengenai hukum gerak benda harus ada. Padahal sebenarnya hukum dan rumus yang diciptakan oleh Newton ini berdasarkan dari eksperimen yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. 

Sehingga pada dasarnya hukum gerak bedan yang kamu pelajari dari kecil hingga saat ini memang dibutuhkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada dalam lingkungan sekitar. 

Oleh karena itu, mari simak lebih lanjut mengenai hukum gerak benda yang ditemukan oleh Newton dengan mengetahui unsur-unsur di dalamnya berikut ini: 

1. Gaya 

Dari penjelasan mengenai apa itu hukum Newton di atas, pasti kamu memahami satu hal bahwa benda dapat bergerak karena adanya gaya yang menggerakkannya. 

Gaya sendiri merupakan tarikan atau dorongan yang dapat mengarahkan benda tertentu kepada benda lainnya. Dalam MKS, satuan gaya disebut dengan huruf N atau Newton. Sedangkan dalam CGS, satuan gaya disebut dengan dyne. 

Gaya sendiri masuk dalam unsur hukum gerak benda dan dibedakan menjadi dua, yaitu gaya tidak sentuh dan gaya sentuh.

Contoh dari gaya tidak sentuh adalah gaya gravitasi bumi dan gaya listrik. Sedangkan contoh dari gaya sentuh adalah gaya gesek dan gaya otot. 

2. Kelajuan dan Kecepatan 

Definisi kelajuan dan kecepatan yang menjadi unsur dalam Newton ini memiliki makna berbeda pada ilmu fisika. Kecepatan merupakan cepat lambatnya perpindahan benda atau perubahan posisi pada waktu tertentu. 

Sedangkan kelajuan adalah cepat atau lambatnya benda bergerak yang memiliki besaran nilai atau skala dari jarak tertentu berdasarkan waktu tempuh. 

Tidak hanya dari definisi, rumus keduanya juga berbeda. Dalam ilmu fisika rumus kelajuan adalah jarak dibagi dengan waktu sedangkan kecepatan adalah perpindahan dibagi dengan waktu.

Dan pada Newton keduanya berkaitan dengan pergerakan sebuah benda. 

3. Massa dan Berat 

Pasti kamu pernah mendengar massa dalam ilmu fisika bukan? Ya, massa adalah sifat dari sebuah benda, yaitu urutan kelembaman atau jumlah zat dalam benda. Sedangkan berat merupakan gaya gravitasi yang ada dalam sebuah benda untuk bergerak. 

Hubungan massa dan berat dalam hukum Newton merupakan hal yang dapat ditunjukkan dengan rumus hukum II yang telah dijelaskan di atas. 

Salah satu contoh dari kedua hubungan ini adalah ketika sebuah apel yang memiliki massa tertentu jatuh akan dipengaruhi oleh satu gaya, yaitu gaya gravitasi. 

Beberapa Contoh Penerapan Hukum Newton Yang Dijalankan 

Pada dasarnya setiap hukum ilmu fisika dan lain sebagainya ditemukan oleh ilmuwan berdasarkan berbagai eksperimen. Selain itu, eksperimen yang dilakukan juga tentu karena rasa penasaran seorang manusia yang cukup tinggi. 

Hal inilah yang juga terjadi dalam eksperimen hukum Newton. Sebagai ilmuwan fisika, Sir Isaac Newton berhasil menemukan rumus dan gerak benda hingga gravitasi bumi. 

Jika kamu masih merasa bingung bagaimana hukum gerak benda yang ditemukan oleh Newton berguna dikehidupan sehari-hari. Mari simak beberapa contoh penerapannya berikut ini: 

1. Contoh Hukum I Newton 

Hukum Newton menjelaskan tentang gerak suatu benda yang didapatkan karena adanya gaya. Hal ini juga berada dalam hukum I. 

Salah satu contoh dari penerapan hukum I di kehidupan sehari-hari adalah ketika kamu sedang naik mobil yang melaju dengan cepat. Kemudian dalam keadaan mendadak seorang supir melakukan rem maka penumpang akan otomatis terdorong ke depan. 

Hal ini akan berlaku sebaliknya jika seorang supir tiba-tiba menginjak gas ketika sedang jalan lambat. Yang dimana hal tersebut akan membuat penumpang terdorongnya ke arah belakang bukan ke depan. 

2. Contoh Hukum II Newton 

Setelah mengetahui mengenai definisi dari hukum Newton kedua di atas, pasti kamu tahu lebih lanjut mengenai massa dan gaya sebuah benda saling berhubungan bukan? 

Salah satu contoh dari hukum II adalah ketika kamu melempar batu ke atas secara vertikal maka batu akan melaju dengan kecepatan yang konstan kemudian melambat dan berhenti karena ada satu gaya, yaitu gaya tarik bumi atau gravitasi. 

Kecepatan batu yang turun ke bawah tersebut terpengaruh dari gaya gravitasi bumi ditambahkan dengan massa dari batu tersebut. 

3. Contoh Hukum III Newton 

Hukum III ini biasanya disebut juga dengan reaksi. Setelah mengetahui pengertian dan rumusnya di atas, kamu pasti pernah melakukan eksperimen kecil mengenai hukum gerak benda satu ini. 

Salah satu contoh dari hukum III dalam kehidupan sehari-hari adalah ketika kamu sedang mendayung perahu ke arah belakang maka perahu tersebut akan bergerak ke depan. Hal inilah yang disebut dengan gaya aksi. 

Yang dimana ketika kamu memberikan gaya reaksi dengan mendayung perahu ke belakang maka reaksi perahu tersebut akan melaju ke arah depan atau berlawanan. 

Kumpulan Contoh Soal Hukum Newton 

Penerapan hukum gerak benda tidak hanya dapat kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari tapi terkadang ada beberapa pekerjaan yang membutuhkan perhitungan dari rumus ini. Sehingga mempelajarinya dalam bangku sekolah cukup penting. 

Jika kamu masih bingung bagaimana menyelesaikan persoalan hukum I, II dan III mungkin dengan beberapa contoh soal dan pembahasannya berikut ini bisa membantu: 

Contoh Soal 1 

Jika suatu benda diberi gaya sebesar 20 N dan benda tersebut memiliki percepatan sebesar 4m/s², berapakah percepatan yang dialami benda tersebut jika diberi gaya sebesar 25 N? 

Contoh Soal 2 

Sebuah benda dengan massa 2 kg ditarik oleh seorang anak dengan gaya sebesar 60 N dengan arah mendatar. Berapakah percepatan yang dialami oleh benda tersebut? 

Contoh Soal 3 

Sebuah benda memiliki massa sebesar 5 kg berada di atas lantai yang licin dengan gaya gesek = 0. Bila balok tersebut didorong dengan gaya sebesar 10 N maka hitunglah percepatan gerak dari balok tersebut!

Contoh Soal 4 

Sebuah balok memiliki massa 5 kg digantung pada sebuah tali lalu diikat di atap. Jika balok tersebut dalam keadaan diam maka berapa tegangan yang ada pada tali tersebut? 

Akhir Kata

Itulah penjelasan mengenai Hukum Newton: Definisi, Rumus, Unsur, dan Contoh Soalnya yang bisa kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari. Apakah kamu sudah memahaminya?

Jika masih belum mungkin kamu bisa mencoba dengan menyelesaikan beberapa persoalan selain contoh soal di atas.