Doa Untuk Orang Tua Yang Sudah Meninggal Dunia

Doa Untuk Orang Tua Yang Sudah Meninggal Dunia
Doa Untuk Orang Tua Yang Sudah Meninggal Dunia


Doa
Untuk Orang Tua Yang Sudah Meninggal – Orangtua itu ibarat seperti malaikat yang Allah kirimkan ke dunia untuk hidup bersama seraya membesarkan kita dengan penuh kasih dan sayang.

Mereka mengerti tentang pernyataan seorang anak merupakan titipan dari Tuhan kepada mereka, maka perjuangan mereka untuk anak-anaknya begitu besar.

Dalam  menjaga amanah dari Tuhan, orangtua mendidik, membesarkan, merawat anak dengan landasan rasa kasih dan sayang yang sangat tulus.

Dari itu, hendaklah seorang anak untuk membalas jasa mereka berdua dengan cara membahagiakan orangtua sebelum ajal menjemput.

Sebab bila mereka berdua sudah tiada, tidak ada lagi kesempatan bagi kita untuk membuat kebahagiaan yang tercetak dihatinya.

Namun, sebagai anak yang sholeh/sholehah apabila sudah ditinggalkan oleh kedua orangtuanya agar selalu berupaya untuk mendoakan.

Doa Untuk Orang Tua Yang Sudah Meninggal Bahasa Arab, Latin & Artinya

Ada banyak amalan yang bisa kita lakukan sepeninggalan kedua orangtua kita, sebagaimana hadits yang menyebutkan bahwa Nabi Muhammad berpesan kepada umatnya dengan sabdanya :

الْوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَإِنْ شِئْتَ فَأَضِعْ ذَلِكَ الْبَابَ أَوِ احْفَظْهُ

Yang memiliki arti : “ Orang tua adalah pintu surga paling tengah. Kalian bisa sia-siakan pintu itu atau kalian bisa menjaganya “. (HR Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)

Maka tidak ada kata terlambat dalam upaya membahagiakan kedua orangtua bahkan ketika mereka sudah meninggalkan dunia.

Salah satu amalan yang bisa dilakukan adalah dengan mengucapkan untaian kalimat yang mengandung doa untuk orang tua yang sudah meninggal.

Mendo’akan orang tua yang sudah meninggal juga menjadi suatu hal yang harus dilakukan oleh anak yang berbakti.

Rekomendasi  Doa Nabi Zakaria Minta Jodoh, Keturunan Sholih dan Sholihah

Doa Memohon Ampunan Untuk Orang Tua Yang Sudah Meninggal Sesuai Sunnah

Dikisahkan kala itu Nabi Muhammad SAW sedang berkumpul bersama sahabat-sahabatnya, kemudian tiba-tiba datang seseorang yang berasal dari suku Bani Salamah, dan berkata : “Wahai Rasulullah, apakah masih ada sisa-sisa bakti ku sepeninggal kedua orangtuaku ?”

Lalu Nabi bersabda : “ Iya ada, yaitu doa kebaikan untuk mereka, sambung tali silaturahmi dari keluarga keduanya yang tidak tersambung tanpda adanya kedua orangtua, dan muliakan teman-teman dari kedua orangtua “. (H. R. Abu Daud).

Berikut inilah bacaan doa untuk orang tua yang sudah meninggal :

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

Latinnya : “Rabbigh Firlii Waliwaa Lidayya Warhamhumaa Kamaa Rabbayaanii Shaghiraa”.

Artinya : “ Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku (mendidikku) di waktu aku kecil “.

Doa Untuk Kedua Orang Tua Yang Telah Wafat

Dalam suatu riwayat telah disebutkan amalan-amalan yang tidak terputus jika seseorang telah berpulang ke rahmatullah.

Berikut bunyi haditsnya :

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya : “ Jika seseorang meninggal dunia maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu) sedekah jariyah,  ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang saleh/sholehah “. (H. R. Muslim).

Salah satu doa yang bisa kalian amalkan untuk kedua orangtua yang meninggal yaitu dengan membaca :

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْاَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا، خُصُوْصًا إِلَى آبَاءِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا

Latinnya : “Allhummaghfir lil muslimina wal muslimat, wal mukminina wal mukminat, al-ahya’i minhum wal amwat, min masyariqil ardhi ila magharibiha, barriha wa bahriha, khushushan ila aba’ina, wa ummahaatina, wa ajdadina, wa jaddarina, wa asatidzatina, wa mu‘allimina, wa li man ahsana ilaina, wa li ashhabil huquqi ‘alayna“.

Artinya : “ Ya Allah, ampunilah mukminin, mukminat, muslimin, muslimat, yang masih hidup, yang telah wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustaz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadap kami “.

Rekomendasi  Doa Iftitah dan Artinya Dalam Bahasa Latin Arab Lengkap

Doa Memohon Perlindungan Untuk Orang Tua Yang Sudah Meninggal

Sedih bercampur khawatir, inilah yang dirasakan oleh seorang anak disaat mengingat bahwa orangtuanya sudah meninggalkan dunia.

Harus mengikhlaskan walau sangat berat, namun ajaran islam dalam keadaan seperti ini adalah dibolehkan untuk bersedih akan tetapi jangan terlalu.

Maka lebih baik kirimkan lantunan doa suci untuk mereka agar tenang di alam sana.

Kalian bisa mengucapkan doa seperti ini :

اللّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِلْمَاءِ وَالشَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْاَبْيَضُ مِنَ الدَّ نَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارً اخَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَادْخِلْهُ الجَنَّةَ وَاعِذْهُ مِنْ عَدَابِ الْقَبرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ

Tulisan latinnya : “Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ madkholahu, waghsilhu bil maa i wats-tsalji walbarodi wa naqqihii minal khothoo ya kamaa yunaqqots- tsawbul abyadhu minad danas, wa abdilhu daaron khoiron min daarihii wa ahlan khoiron min ahlihii wa zawjan khoiron min zawjihi, wa adkhilhul jannata wa a ‘idzhu min ‘adzaabil qobri wa fitnatihi wa min ‘adzaabin naar”.

Artinya : “ Wahai Allah, ampunilah dan rahmatilah, bebaskanlah, lepaskanlah dia. Dam muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih dan sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan seperti baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan siksa api neraka “.

Tiga Amalan Yang Tidak Terputus Setelah Kematian

Seperti yang disebutkan pada hadits riwayat Imam Muslim pada nomor 1631. Bunyi haditsnya sebagai berikut :

Rekomendasi  Doa Penutup Acara Resmi, Rapat Singkat Bahasa Arab

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya : “ Jika seseorang meninggal dunia maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu) sedekah jariyah,  ilmu yang bermanfaat, atau doa anak yang sholeh ataupun sholehah “.

Sedekah Jariyah

Termasuk ke dalam 3 amalan yang tidak akan terputus meskipun sudah meninggalkan dunia, yakni dengan bersedekah dalam bentuk apapun yang bisa memberikan manfaat.

Pahala dari kegiatan berbagi ini tidak akan terputus bagi yang melakukan bahkan setelah ia berpulang ke rahmatullah.

Namun, amalan ini dilakukan atas dasar hati yang ikhlas serta niat yang tulus bukan karena status duniawi saja seperti riya’ (mengharapkan pujian) terhadap orang lain yang mengetahuinya.

Ilmu Yang Bermanfaat

Ketika ada seseorang yang sudah meninggal, kemudian selama hidupnya pernah memberikan ilmu kepada orang lain.

Lalu sampai sekarang ilmu tersebut masih bermanfaat sehingga terus menerus diajarkan pada generasi-generasi baru.

Jadi, selama ilmu itu bermanfaat bagi pada penerimanya, maka pahala senantiasa mengalir tanpa henti bagi orang yang telah menyampaikan ilmu tersebut walaupun dirinya sudah tidak hidup dan bernyawa lagi.

Doa Anak Yang Sholeh

Anak yang sholeh merupakan anak yang di berikan pendidikan mengenai hal-hal yang baik sehingga tidak pernah lupa untuk mendoakan orangtuanya.

Doa yang mereka ucapkan ketika orangtuanya sudah meninggal inilah menjadi salah satu dari 3 amalan yang tidak pernah putus bagi orang yang mati.

Selama anak itu terus memohon dan mengadahkan tangannya berdoa kepada Allah agar memohonkan ampunan bagi kedua orangtuanya yang telah wafat, maka tidak akan terputus nilai amalan itu.

Sebab, doa dari anak yang sholeh maupun sholehah dengan sungguh-sungguh dan hati yang tulus serta ikhlas merupakan sebuah kebanggaan bagi orangtuanya.

Penutup

Dengan adanya artikel religi tentang doa untuk orang tua yang sudah meninggal ini mudah-mudahan kamu bisa terbantu dan bisa selalu mendoakan orang tua yang sudah wafat, skda.co.id juga mengucapkan terimakasih kepada kalian telah membaca artikel ini sampai selesai, dan sampai bertemu di pembahasan berikutnya.


Rekomendasi

DMCA Protected