Pembukaan Program Visiting Researcher 2023 Batch 1

Pembukaan Program Visiting Researcher 2023 Batch 1 – Mendorong dosen di Indonesia untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas publikasi ilmiah. BRIN menggelar Program Visiting Researcher Batch 1 2023, dan pendaftarannya sendiri sudah resmi dibuka sepanjang bulan Maret 2023. 

Bagi dosen yang proposalnya dinyatakan lulus seleksi nantinya akan mendapat pendanaan dalam bentuk biaya hidup antara 1 bulan sampai 3 bulan dan bisa diperpanjang. Penerima program nantinya melaksanakan penelitian di periode 1 Juni – 1 September 2023. 

Apa Itu Program Visiting Researcher?

Dalam tri dharma perguruan tinggi dijelaskan, jika dosen memiliki tiga tugas pokok yang salah satunya adalah melaksanakan penelitian. Tugas penelitian kemudian berujung pada publikasi hasil penelitian dan implementasinya saat pengabdian kepada masyarakat. 

Mendorong dosen di Indonesia maupun para peneliti ikut berkontribusi meningkatkan kuantitas dan kualitas publikasi ilmiah. Maka BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) menggelar Program Visiting Researcher Batch 1 2023. 

Program Visiting Researcher merupakan program pendanaan kegiatan penelitian kolaborasi yang ditujukan untuk dosen (profesor) di perguruan tinggi, badan penelitian dan pengembangan, dan/atau industri baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Dalam program ini, para dosen yang sudah menyelesaikan pendidikan S3, baik di dalam maupun luar negeri. Selanjutnya akan mendapat pendanaan penelitian. Bentuk pendanaan adalah biaya hidup selama kegiatan penelitian masih berjalan. 

Besaran biaya hidup disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan dan kemudian untuk memfasilitasi penelitian dalam kurun 1 (satu) bulan sampai 3 (tiga) bulan dan bisa mengajukan perpanjangan sesuai ketentuan. 

Dalam Program Visiting Researcher Batch 1 2023 diharapkan para dosen bekerja sama dengan para praktisi di dunia industri. Sehingga bisa melaksanakan penelitian dengan topik yang relevan dan hasilnya bisa segera dimanfaatkan. 

Rekomendasi  Peta Negara Indonesia HD Lengkap Serta Batas Wilayahnya

Kabar baiknya, program ini digelar BRIN sepanjang tahun dan menjadi program tahunan. Tahun lalu, yakni di tahun 2022 program ini berjalan sampai 3 batch dan telah mendorong peningkatan kuantitas maupun kualitas publikasi ke jurnal internasional bereputasi. 

Berapa Insentif untuk Peserta Program?

Sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya, penerima Program Visiting Researcher Batch 1 akan mendapat dana atau insentif dalam bentuk biaya hidup. Jadi, program pendanaan penelitian ini tidak memberikan dana untuk biaya-biaya kebutuhan penelitian. 

Lalu, berapa besaran biaya hidup yang diperoleh oleh penerima program? Dijelaskan bahwa besaran dana akan ditentukan oleh pihak BRIN selalu penyelenggara program. Namun, tidak perlu cemas karena akan disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan sehingga dijamin nominal pendanaannya layak. 

Sehingga dengan terpenuhinya biaya hidup penerima program, maka bisa fokus dalam melaksanakan penelitian. Kemudian bisa mencapai target atau capaian yang diharapkan, yakin dalam bentuk publikasi ke jurnal internasional bereputasi. 

Persyaratan Peserta Program Visiting Researcher

Bagi para dosen dan peneliti yang tertarik untuk mengikuti Program Visiting Researcher 2023 Batch 1. Persyaratan yang harus dipenuhi adalah: 

  1. Warga Negara Indonesia atau warga negara asing selain ASN BRIN;
  2. Telah menyelesaikan pendidikan tinggi program doktor (S3);
  3. Memiliki pengalaman dan keahlian yang relevan dengan topik kepakaran dan dibuktikan dengan bukti rekam jejak (portofolio) kegiatan riset dan inovasi;
  4. Memiliki h-index minimal 5;
  5. Menyusun rencana kegiatan selama pelaksanaan program Visiting Researcher;
  6. Mendapatkan izin dari instansi asal;
  7. Bagi warga negara asing harus mendapatkan izin keimigrasian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
  8. Menandatangani dokumen komitmen pelaksanaan program Visiting Researcher.

Bagi para calon pengusul, bisa mencoba menghubungi koordinator Kelompok Riset di BRIN sebelum mendaftar, dan mendapatkan kesepakatan mengenai rencana topik riset bersama. Sehingga bisa mendapatkan topik lebih sesuai dan kesempatan lolos seleksi lebih besar. 

Rekomendasi  Gambar Bunga Cantik, Indah, Terlengkap

7 Persyaratan Berkas yang Harus Dikumpulkan

Selain memenuhi persyaratan umum tersebut, pengusul juga wajib melengkapi proposal usulan yang diajukan dengan sejumlah berkas diantaranya: 

  1. Daftar Riwayat Hidup;
  2. Proposal Penelitian/ Kegiatan;
  3. Foto diri;
  4. Ijazah Terakhir;
  5. Surat Izin dari instansi asal;
  6. Portofolio Riset dan Inovasi; dan
  7. Surat pernyataan komitmen pelaksanaan program

7 Tips Membuat Proposal Anti Gagal

11 Tips Membuat Proposal Hibah Penelitian agar Lolos Seleksi

Berapa Lama Durasi Program Akan Berlangsung?

Adakah ketentuan durasi dalam pelaksanaan Program Visiting Researcher Batch 1 tahun ini? Jawabannyya adalah ada, jadi program ini diharapkan mendukung jalannya penelitian dan publikasi ilmiah ke jurnal internasional dalam kurun 1 (satu) bulan sampai 3 (tiga) bulan

Hanya saja, sebagaimana yang disampaikan di awal durasi pelaksanaan program sifatnya fleksibel sebab bisa diperpanjang. Namun, pihak yang menentukan bisa tidaknya diperpanjang adalah Direktorat Manajemen Talenta BRIN.

Dimana dalam kurun waktu etrtentu pihak Direktorat Manajemen Talenta BRIN. akan melakukan proses evaluasi. Hasil evaluasi juga akan diketahui apakah waktu pelaksanaan yang ditetapkan sudah cukup atau belum. 

Jika memang dirasa belum maka penerima program mendapat perpanjangan waktu sebagaimana yang ditetapkan oleh BRIN. Jadi, bagi penerima program yang merasa waktu 3 bulan yang diberikan masih kurang dan terbukti demikian bisa berlega hati. 

Output Program Visiting Researcher

Output atau luaran yang diharapkan dihasilkan penerima Program Visiting Researcher Batch 1 2023 adalah dalam bentuk publikasi ilmiah. Setiap penerima program diharapkan menghasilkan minimal 1 publikasi ilmiah terindeks global bereputasi tinggi atau setara. 

Artinya, dosen dan para peneliti yang mengikuti program ini dan proposalnya terpilih maka wajib mempublikasikan setidaknya satu jurnal internasional bereputasi. Akan lebih baik lagi jika bisa mempublikasikan lebih dari satu jurnal. 

Rekomendasi  30+ Contoh Surat Pengantar RT, Dinas, Kerja Lengkap

Hak dan Kewajiban Peserta

Selanjutnya adalah berkaitan dengan hak dan kewajiban peserta program. Disebutkan bahwa para peserta yang mengikuti program ini mendapatkan sejumlah hak khusus. yaitu: 

  1. Mendapatkan insentif sesuai ketentuan.
  2. Menggunakan peralatan dan fasilitas sesuai dengan lingkup kegiatan riset yang dilakukan oleh kelompok riset host.
  3. Mengajukan perpanjangan jangka waktu kegiatan.

Meskipun begitu, seluruh hak penerima program juga harus diikuti dengan melaksanakan seluruh kewajiban yang ditetapkan pihak penyelenggara. Berikut detail kewajiban yang dimaksudkan: 

  1. Peserta wajib melakukan kegiatan riset sesuai dengan bidang kepakaran, pada lokasi Kelompok Riset atau Pusat Riset di BRIN secara penuh waktu, sesuai dengan durasi yang ditetapkan dalam Keputusan Deputi Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional.
  2. Peserta wajib melakukan presensi pada sistem informasi setiap hari kerja pada awal dan akhir jam kerja.
  3. Peserta wajib mengunggah roadmap pencapaian output.
  4. Peserta wajib mengunggah laporan kegiatan atau kemajuan riset pada sistem informasi setiap akhir bulan.
  5. Peserta wajib mengunggah laporan akhir kegiatan riset dan bukti luaran hasil riset pada sistem informasi pada akhir pelaksanaan program Visiting Researcher.

Selain pengelasan di atas juga ada satu catatan khusus, yaitu bagi peserta ASN, jika nantinya dinyatakan lulus seleksi, wajib menyampaikan Surat Tugas untuk mengikuti program Visiting Researcher di BRIN secara penuh waktu.

Surat Tugas ini wajib ditandatangani oleh Pejabat Pembina Kepegawaian, Pejabat yang Berwenang membidangi Kepegawaian/SDM, atau Kepala Unit Kerja setingkat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di instansi asal.